Kamis, 20 Juni 2013

Hidup yang berkemenangan


Lukas 4 : 1-13
kabar baik dari bacaan injil diatas adalah bahwa dalam perjuangan atau perlawanan si iblis kita tidak pernah sendiri. ada seseorang yang akan selalu menemani kita setiap waktu siapa dia?? Yesus namanya :)
Dia telah lebih dahulu mengalahkan iblis dengan sangat meyakinkan. dan Dia memberikan keteladanan untuk kita, Dia tau bahwa generasi-generasi akan mengalami konflik atau masalah atau tuduhan-tuduhan yang sama.

Bagaimana Yesus dapat mengalahkan iblis (masalah)? penasaran? tetep simak artikel ini ya

Yesus mengalami banyak godaan godaaan yang berpusat apakah Dia dapat menaruh kepercayaan kepada Allah?

cara yang Yesus lakukan adalah berpegang pada Firman. sebelum pelayanan Yesus selalu melawa kuasa iblis dengan firman Allah. Perhatikan jawaban Yesus kepada iblis yang menggoda Yesus, selalu Dia memulai jawabannya dengan kata-kata "ada tertulis", arti dari kata itu berarti Yesus bepegang teguh pada firman Allah sebagai "pedang Roh" dalam melawan godaan Iblis. Masih ingat dengan Yesus berpuasa dan roh Allah membawa ke padang gurun, Yesus tetap setia dan taat pada BapaNya.

berikut ini adalah godaan-godaannya

1.  Godaan pertama -- Menyangkut roti

Waktu Yesus berpuasa dan berada dipadang gurun, Yesus mengalami kelaparan yang luar biasa karna Yesus berpuasa selama 40 hari lamanya. pertanyaannya kenapa Yesus mau menahan rasa laparnya? ini adalah jawabannya kelaparan dapat membuka pikiran kita, bahwa ada yang lebih untuk hidup dari pada sekedar memuaskan perut dengan makan dan minum. Lukas 4:4 tertulis : "manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah".

Berpuasa dan mengontol yang kuat atas nafsu kita dapat mencerminkan suatu opsi jelas atas Roh ketimbang nafsu, tetapi banyak orang yang "lapar" akan kecenderungan memakan apa saja dan dari mana saja sampai-sampai melakukan kejahatan karna "lapar".

nafsu yang dibiarkan tak terkontrol, maka potensi Roh Allah yang besar dalam hidup kita akan terhambat dalam hal ini jawaban Yesus harus didengar lagi yang terdapat di Lukas 4:4

Seberapa sering kita diganggu rasa "lapar" yang lain? misalkan, kekuasaan, kekayaan, kenyamanan namun dengan konsekuensi rusaknya hidup kita dengan Kristus?

2.  Godaan kedua -- Menyangkut kekuasaan dan kemuliaan

Iblis mempunyai cara yang begitu banyak untuk menggoda Yesus salah satu caranya iblis menawarkan kekuasaan dan kemuliaan asalkan Yesus mau menyembah dia. namun kalian tau apa yang Yesus lakukan? Dia menolak tawaran iblis itu, Dia tidak ingim mencari kekuasaan dan kemuliaan untuk pribadinya sendiri. Dia tidak sama sekali gila kekuasaan. Tetapi Yesus hanya mau menyembah Allah, dan melayani orang-orang bukan dilayani.

Iblis dan Yesus sama-sama mempunyai kekuasaan, tetapi Yesus tidak mau menggunakan kekuasaannya karna ketaatannya untuk melakukan Kehendak Bapa yang di surga.

power tends to corrupt !! kekuasaan yang didapat dengan sangat cepat akan menjadi monster yang amad sangat ganas dan timbul rasa tidak puas. Nafsu akan kekuasaan dapat berakibat pada bertambah banyaknya hal-hal yang membuatnya menerima konsekuensi. Misalkan : kekuasaan di bidang persenjataan, keuangan, politik dan lain-lain. jarang sekali mereka memahami arti dari sebuah kata "melayani" tetapi sebagai suatu tantangan. Yesus menolak jalan kekuasaan dan kemuliaan yang diberikan untukNYA. Dia memilih untuk menyembah Allah, dan hanya kepada Allah sajalah dia berbakti (Lukas 4:8).

Iblis tau letak kekuatan dan kelemahan kita, dia akan memberikan umpan untuk kelemahan kita yang akan membuat kita jatuh. So, berhati-hatilah karna iblis itu punya banyak cara untuk menjatuhkan kita.

3.  Godaan ketiga -- Identitas kita sebagai Anak Allah

Ini merupakan tantangan iblis untuk relasi antara Yesus dan Bapa. disini iblis malah mengutip Kitab Suci yang mengatakan tentang malaikat-malaikat yang akan melindungi (Maz 91: 11-12). Yesus tidak pernah mengharapkan pengakuan tetapi Dia taat melakukan apa yang Bapa kerjakan.

Strategi dan kemenangan Yesus memberikan bimbingan dan harapan dalam menangani konflik-konflik mereka melawan kuasa-kuasa kegelapan.

Caranya adalah :
  1. Kita melakukan perjalakan bersama Dia dengan penuh ketaatan.
  2. Menghidupi firman yang akan memberikan kita kekuatan maka kita mengambil bagian dalam kemenangan Yesus
  3. Menerima RohNya sehingga kita dapat menghadapi masa-masa yang sulit dengan sabar dan membiarkan Tuhan berdaulat atas hidup kita. 
mari kita sama-sama lakukan cara diatas :) 
-God bless you -

Senin, 03 Juni 2013

cape dengan kehidupan yang biasa2 aja? cape jadi budak dosa? hidup tapi gak tau tujuan? Galau? mau berubah tapi rasanya sulit? 

yukk temukan jawabanmu di CSN 4, 2-4 Agustus.. selain menemukan smua jawaban dr pertanyaanmu kamu juga bisa dapetin temen2 untuk saling membangun.. daftarkan dirimu segera