Senin, 02 September 2013

DASAR KEPEMIMPINAN


Kepemimpinan adalah hal yang sangat menarik untuk kita pelajari. Kesalahan satu pemimpin dapat membawa kehancuran bagi satu bangsa. Pemimpin yang bijaksana dan memimpin dengan benar, menjadikan bangsanya makmur dan disegani oleh bangsa-bangsa lain.

Saya berterima kasih untuk tim yang selama ini selalu memberikan Saya kesempatan untuk melakukan kesalahan dan memperbaiki kesalahan Saya, serta telah bersedia menanggung "penderitaan" karena kesalahan Saya. Berdasarkan pengalaman dan kesalahan itulah Saya mencoba membagikan hal-hal mendasar yang harus disadari setiap pemimpin.  

Membangun kepemimpinan seperti seorang yg hendak mendaki gunung, melalui proses panjang dan berat, namun untuk menghancurkannya hanya seperti menjatuhkan diri ke dasar jurang, begitu cepat! 

SANGAT sering saya jumpai,kepemimpinan hancur hanya karena masalah "EMOSI".  Pemimpin dengan emosi yang tidak terkontrol, dalam hitungan detik saja dapat menghancurkan rasa RESPEK timnya terhadap pemimpin tersebut.

Saya tidak menuntut setiap pemimpin untuk selalu sempurna setiap waktu, dan Saya sadar bahwa pemimpin adalah manusia dengan keterbatasannya . Oleh karena itu, Saya mengajak kita untuk lebih bijak dalam menanggapi "masa kebodohan", yaitu waktu-waktu atau keadaan dimana keadaan hati kita sedang tidak baik. 

Berikut di bawah ini adalah beberapa tips agar kepemimpinan kita tidak hancur hanya karena emosi sesaat. 

1.Disiplin Diri

John C.Maxwell menulis dalam bukunya yang berjudul  Talent Is Never Enough, "Disiplin diri adalah kemampuan untuk melakukan apa yang benar bahkan saat Anda tidak merasa ingin melakukannya".

Saat EMOSI Anda sudah sampai di ubun-ubun seakan ingin meledak, diamlah sesaat, dan jangan buat keputusan atau tindakan apapun. Tenangkan diri Anda dan mulai berfikir dengan akal sehat. Setelah semuanya tenang dan akal sehat kita mulai bekerja, segera selesaikan masalah Anda.

2.Kembangkan kepemimpinan yg tulus dan Rendah hati

Emas tetaplah emas sekalipun di kubangan lumpur.

Pemimpin yang yakin dengan kualitas dirinya tidak akan pernah terusik dan merasa direndahkan oleh siapapun, dimana pun, dan apa pun situasi yang dihadapinya.

Faktanya : Kita akan semakin respek dengan orang-orang yang berhasil dan tetap rendah hati bahkan semakin rendah hati.

Semakin orang merendahkan hati, ia akan semakin dikagumi; tetapi semakin orang meninggikan hatinya, semakin ia akan direndahkan dan kehilangan respek dari lingkungannya.

3.Bangunlah "Karakter"

Kepemimpinan kita akan dibuat tetap kokoh dalam badai oleh KARAKTER. Uniknya, Karakter ini hanya dapat terbentuk ketika kita berhasil melewati masa-masa yang sulit atau keadaan-keadaan sulit dengan RESPON yang benar.

Emosi dapat berubah-ubah dengan sangat cepat. Saat ini kita bisa senang, 15 menit  lagi mungkin emosi kita sudah berubah. Atau sebaliknya saat ini sedang marah,dalam sekejap kita bisa tertawa bahagia jika kita menang undian mobil mewah *Ngareppp.. Hahaa... 

Seperti orang yang membangun rumah, kita semua ingin membangun diatas dasar batu karang yang kuat. Demikian pula halnya dengan kepemimpinan, bangunlah KARAKTER sebagai pondasi kepemimpinan Anda, karakter yang tidak pernah dipengaruhi emosi dan perasaan sesaat. Biarkanlah diri Anda untuk tidak dipimpin oleh perasaan Anda, tetapi latihlah untuk tetap tenang ditengah badai.

Saat ini, Perusahaan apa yang ingin anda bangun? Kepemimpinan apa yang anda ingin bangun? 

Saya percaya kita akan memiliki dasar kepemimpinan sekaligus perusahaan yang kuat.

Rabu, 28 Agustus 2013

Pola Kejatuhan Manusia

Bagaimana sih pertama kali manusia jatuh ke dalam dosa ??
Pola kejatuhan manusia di zaman adam dan hawa iblis membuat manusia ragu akan perintah Tuhan. Dalam kejadian 2:16-17  Tuhan memberikan perintah kepada manusia "smua pohon dalam taman ini boleh kamu makan buahnya dengan bebas, tetapi buah pengetahuan yang baik dan yang jahat itu jangan kamu makan buahnya, sbab pada hari engkau memakannya pastilah engkau mati". sudah jelas sekali perintah Tuhan dalam ayat tersebut kalau manusia atau adam dan hawa pada waktu itu tidak boleh memakan buah pengetahuan yang baik dan jahat tersebut.
Namun iblis sangat cerdik, iblis mencoba meragukan manusia akan perintah Tuhan. bagaimana cara iblis? cara iblis adalah dengan memutarbalikkan perintah Tuhan kepada manusia, sehingga manusia akhirnya mulai ragu akan perintah Tuhan dan jatuh kedalam dosa (Kejadian 3:1-7).

Yang dimaksud dengan pola sama dengan siklus yang merupakan putaran waktu yang didalamnya terdapat rangkaian kejadian yang berulang-ulang secara tetap. Nahhhh karna kejadiannya berulang-ulang yuk mari kita belajar untuk mencabutnya dari awal sebelum jatuh kedalam dosa, mungkin ini memang sulit tapi percayalah ada sesuati yang luar biasa yang Tuhan mau berikan dalam hidup kalian :)

sebenarnya pola kejatuhan di zaman adam dan hawa juga sama berulang-ulang yaitu manusia mulai ragu akan perintah Tuhan. Sebelum kita mulai ragu akan perintah Tuhan, kita harus mencabut jangan sampai berakar dalam hidup kita, bagaimana caranya? mau tauu? cekidotttttt..

1. Memperkatakan FirmanNYA, tentunya sesuai dengan yang sedang yang kita alami yah
2. Mengalihkan pikiran kita kepada janjinya dalam hidup kita.
3. Komunitas 
  Mazmur 133:1-3 "Sungguh alangkah dan indahnya apabila saudara-saudara hidup bersama   dan rukun. dan Tuhan akan mencurahkan berkatNYA kepada setiap orang yang hidup rukun"
  Dahsyat ya Tuhan kita akan mencurahkan berkatnya untuk kita kalau kita hidup rukun.
  Dalam ayat lain dikatakan Yeremia 29:7 "usahakanlah kesejahterahan kotamu kemana
  kamu Aku buang"  Artinya Tuhan sangat serius dengan yang namanya KOMUNITAS sehingga   Tuhan memberikan kesejahterahan bagi kita.

Banyak orang menyimpan kepaitan mungkin karana disakiti dalam hal perkataan dalam komunitasnya sehingga seseorang cenderung bersikap independen atau berdiri pada kekuatannya sendiri. Dan sikap independen ini cenderung selalu berfikir "yang penting hubungan gw dengan Tuhan oke ini gak pernah putus untuk doa dan saat teduh, semuanya lancar". Dibalik kenyamanan kita akan kondisi kita disitulah iblis akan mulai bekerja dan mulai mempengaruhi kita sehingga kita jatuh ke dalam dosa.

Dalam Matius 18:20 ada tujuan Tuhan dalam komunitas, ketika Tuhan ada ditengah-tengah
komunitas maka orang-orang yang ada didalamnya akan diberkati oleh karena itu usahakanlah untuk kita melakukan firmanNya yaitu ikut dalam komunitas dimana kita ditempatkan.

So temen-temen mari kita ikut dan peduli akan sesama/komunitas kita dimana kita ditempatkan maka percayalah Tuhan juga akan peduli akan hidup kita. Dan dari dalam komunitas, kita akan belajar menghasilkan buah dan setiap hari dalam komunitas akan menghasilkan buah bersamasama.

Komunitas yang sehat dan bertumbuh dimulai dari orang-orang yang rela berkorban buat orang lain untuk sama-sama berbuah, dan berkat/perkenanan Tuhan akan tercurah atas setiap orangorang yang peduli akan komunitas. Haleluyaaaa….

Tuhan Yesus memberkati :)

Senin, 01 Juli 2013

Dipilih dan Menghasilkan Buah

Yohanes 15:16 
“Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu”.

Allah yang memilih kita berarti ada hak atau otoritas Allah untuk tidak memilih kita, benar?? Ya... ada sekian banyak anak muda yang ada dijakarta pastikan kita yang termasuk didalamnya, yang dipilih oleh Allah dan melakukan kehendak-Nya. ketika kita dipilih oleh Allah ada panggilan baru dalam baru dalam hidup kita, mari kita pegang panggilan Allah dalam hidup kita karena mungkin tidak ada kesempatan lain lagi.

Sebagai anak muda kita punya keinginan, contoh : punya rumah yang besar, uang yang banyak, punya kendaraan mewah atau punya pasangan hidup yang keren tetapi Tuhan mau bilang kepada setiap anak muda ketika Allah memanggil kita dan melakukan kehendak-Nya maka secara otomatis Allah memberikan apa yang kita butuhkan. Ayat ini mengatakan"supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu". Mari anak-anak muda jangan tinggalkan Allah karena ingin rumah yang besar atau uang yang banyak atau pasangan hidup mu tetapi lakukanlah tugas yang Tuhan berikan kepada kita sebagai anak muda yang telah dipilih oleh Allah.

Tugas yang diberikan oleh Allah yaitu BERBUAH, dalam firman Tuhan ada banyak buah yang dituliskan yaitu :

o 9 buah roh
o Buah kebenaran
o Buah pertobatan
o Buah Jiwa-jiwa

Tetapi yang dimaksud dalam ayat ini “pergi dan menghasilkan buah” yaitu perluas kapasitasmu dan menghasilkan buah jiwa-jiwa.

Ayoo.. anak-anak muda ketika kita telah dipanggil Tuhan jangan kita meninggalkan panggilan Tuhan tetapi bertumbuhlah dan berbuah bagi kemuliaan nama Tuhan sehingga setiap apa yang kita minta maka Tuhan akan berikan yaitu kuncinya melakukan kehendak-Nya
Tunduk akan Otoritas

Taat akan otoritas?? mau tau caranya yukkk simak.. cekidott !!!

1.  Lead

Apa figur pemimpin di dalam Firman Tuhan ??
Maleakhi 4:4-6 “…Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah”.

Ada 2 tipe kepemimpinan :

  1.  Fungsional : seorang yang tidak diberikan jabatan tetapi memiliki fungsi 
  2.  Struktural  : Seorang yang mempunyai jabatan tetapi kurang berfungsi
Menurut kalian manakah yang lebih baik?? Fungsional adalah tipe kepemimpinan yang baik, walau tidak memiliki jabatan tetap memiliki fungsi. Ketika kita berfungsi dimana pun kita ditempatkan dalam bekerja pasti Tuhan akan mempercayakan lebih lagi lewat pemimpin kita di tempat kerja.


2. Cope

Seorang pemimpin harus bisa menanggulagi / mengatasi setiap masalah dengan sikap hati / respon yang benar.

Yohanes 15:7-8
  1.  Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya.
  2. Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku."
Nilai-nilai kepemimpinan :
  1.  Daya belajar
  2.  Hati yang berempati
  3. Pelayan professional
  4. Karakter
  5. Prinsip Betlehem artinya memulai dari apa yang ada dalam diri kita
Yukkk kita belajar dr tokoh alkitab..Musa siapa yg tidak tau musa? :D

Dalam kepemimpinan Musa, suatu ketika ia dikritik oleh Harun dan Miryam saudara nya oleh karena mengambil seorang perempuan Kush menjadi isterinya, dan menurut mereka itu adalah kesalahan besar dan tidak pantas dilakukan oleh seorang pemimpin. Miryam dan Harun mengata-ngatai Musa, namun mereka tidak menyadari bahwa Tuhan mendengar kata-kata umpatan itu dan ternyata Tuhan membela Musa hamba Nya yang telah Ia pilih.

Bilangan 12 : 7 “Bukan demikian hamba-Ku Musa, seorang yang setia dalam segenap rumahKu. 8. Berhadap2an Aku berbicara dengan dia, terus terang, bukan dgn teka-teki, dan ia memandang rupa TUHAN. Mengapakah kamu tdk takut mengatai hamba-Ku Musa?”  9. Sebab itu bangkitlah murka TUHAN terhadap mereka, lalu pergilah Ia. 10. Dan ketika awan telah naik dari atas kemah, maka tampaklah Miryam kena kusta, Putih seperti salju; ketika Harun berpaling pada Miryam, maka dilihatnya, bahwa dia kena kusta!”

Tuhan mengajar Harun dan Miryam agar menghormati pemimpin yang sudah Ia tetapkan, walaupun pemimpin itu punya kekurangan. Urusan untuk menegur atau meluruskan pemimpin adalah bagian Tuhan. Seringkali orang percaya mudah berkata : “Aku tunduk pada Tuhan” namun mereka sebagai sebagai jemaat sulit tunduk kepada gembala, sebagai anak-anak suka berontak kepada orang tua, dan sebagai karyawan masih suka demo kepada pimpinan perusahaan.

Banyak orang yang begitu bersemangat jika membicarakan topik tentang berkat-berkat Tuhan. Namun kadang-kadang orang lupa bahwa berkat Tuhan bisa terhalang jika kita tidak mengerti dan tidak mentaati Firman Nya. Nah, mari kita belajar bahwa melalui penundukan diri kepada otoritas diatas kita (suami, orang tua, pimpinan di kantor tempat kita bekerja, pemerintah bangsa kita dan gembala di gereja lokal kita beribadah) kita akan menerima berkat-berkat dari Tuhan.

Sebaliknya bisa terjadi jika kita tidak mau tunduk kepada otoritas kepemimpinan yang dari Tuhan maka berkat itu akan terhambat, bahkan bisa jadi masalah demi masalah yang datang menyerang kita. Disini kita bahas ada 4 berkat
  • Dengan tunduk pada otoritas pemimpin, kita berjalan sesuai Firman Nya
  • Dengan tunduk pada otoritas pemimpin, karakter kita dibentuk 
Banyak orang mengundurkan diri dari pelayanan karena terbentur dengan gembalanya, atau karyawan pindah kerja karena kesal melihat atasannya yang tidak menaikkan gajinya. Namun sesungguhnya mereka itu masih berputar-putar dengan masalah sebab karakter mereka belum berubah (tidak mau diproses dan dibentuk oleh Tuhan). Prinsipnya jika kita mudah diatur dan dipimpin makapun kitapun akan mudah mengatur serta memimpin orang lain, dan itu berlaku juga sebaliknya. Jika Anda sebagai pemimpin merasa anggota Anda sulit sekali dipimpin, coba koreksi diri barangkali Anda pun sulit dipimpin atasan Anda.Sebaliknya mereka yang tetap bertahan, tetap mengasihi dan mendoakan pimpinan dan tetap melakukan bagian mereka dengan sebaik-baiknya, maka mereka sedang diproses dan dibentuk karakternya
  • Dengan tunduk pada otoritas pemimpin, kita terhindar dari perpecahan 
Mengapa banyak orang mengalami perpecahan dan berakhir dengan kekecewaan serta akar pahit?  Salah satu jawabannya adalah karena tidak mau mengalah dan tidak mau tunduk kepada pemimpin. Daud tidak mau menjamah Saul yang ingin membunuhnya, walaupun dua kali ia mendapat kesempatan untuk itu. Pada saat itu Saul adalah seorang pemimpin atau Raja yang sudah undur dari roh Tuhan, namun Daud tetap menghormati nya. Dan apa yang terjadi? Karena Saul tidak mau bertobat, Tuhan yang berurusan. Ia menghajar Saul, ia mati bunuh diri, dan naknya Yonathan juga mati dalam peperangan pada hari yang sama. Jika semua anak-anak Tuhan menyadari prinsip ini maka tidak akan ada lagi perpecahan didalam dimana kita bekerja.
  • Dengan tunduk pada otoritas pemimpin, kita hidup dalam pengayoman Tuhan 
Dengan hidup dalam penundukan pada otoritas pemimpin, itu berarti kita hidup dalam “payung rohani’ atau “payung ilahi” atau dalam perlindungan ilahi, sehingga terhindar dari hujan dan panas yang tidak baik untuk kita, terhindar dari ancaman si jahat yang berkeliling dan mengintai Tunduk pada pemimpin berarti kita tunduk pada Allah, maka otoritas untuk mengusir iblis ada pada kita.

Tanpa penundukan diri, di mata Tuhan kita bukanlah pribadi yang berkualitas!

Kamis, 20 Juni 2013

Hidup yang berkemenangan


Lukas 4 : 1-13
kabar baik dari bacaan injil diatas adalah bahwa dalam perjuangan atau perlawanan si iblis kita tidak pernah sendiri. ada seseorang yang akan selalu menemani kita setiap waktu siapa dia?? Yesus namanya :)
Dia telah lebih dahulu mengalahkan iblis dengan sangat meyakinkan. dan Dia memberikan keteladanan untuk kita, Dia tau bahwa generasi-generasi akan mengalami konflik atau masalah atau tuduhan-tuduhan yang sama.

Bagaimana Yesus dapat mengalahkan iblis (masalah)? penasaran? tetep simak artikel ini ya

Yesus mengalami banyak godaan godaaan yang berpusat apakah Dia dapat menaruh kepercayaan kepada Allah?

cara yang Yesus lakukan adalah berpegang pada Firman. sebelum pelayanan Yesus selalu melawa kuasa iblis dengan firman Allah. Perhatikan jawaban Yesus kepada iblis yang menggoda Yesus, selalu Dia memulai jawabannya dengan kata-kata "ada tertulis", arti dari kata itu berarti Yesus bepegang teguh pada firman Allah sebagai "pedang Roh" dalam melawan godaan Iblis. Masih ingat dengan Yesus berpuasa dan roh Allah membawa ke padang gurun, Yesus tetap setia dan taat pada BapaNya.

berikut ini adalah godaan-godaannya

1.  Godaan pertama -- Menyangkut roti

Waktu Yesus berpuasa dan berada dipadang gurun, Yesus mengalami kelaparan yang luar biasa karna Yesus berpuasa selama 40 hari lamanya. pertanyaannya kenapa Yesus mau menahan rasa laparnya? ini adalah jawabannya kelaparan dapat membuka pikiran kita, bahwa ada yang lebih untuk hidup dari pada sekedar memuaskan perut dengan makan dan minum. Lukas 4:4 tertulis : "manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah".

Berpuasa dan mengontol yang kuat atas nafsu kita dapat mencerminkan suatu opsi jelas atas Roh ketimbang nafsu, tetapi banyak orang yang "lapar" akan kecenderungan memakan apa saja dan dari mana saja sampai-sampai melakukan kejahatan karna "lapar".

nafsu yang dibiarkan tak terkontrol, maka potensi Roh Allah yang besar dalam hidup kita akan terhambat dalam hal ini jawaban Yesus harus didengar lagi yang terdapat di Lukas 4:4

Seberapa sering kita diganggu rasa "lapar" yang lain? misalkan, kekuasaan, kekayaan, kenyamanan namun dengan konsekuensi rusaknya hidup kita dengan Kristus?

2.  Godaan kedua -- Menyangkut kekuasaan dan kemuliaan

Iblis mempunyai cara yang begitu banyak untuk menggoda Yesus salah satu caranya iblis menawarkan kekuasaan dan kemuliaan asalkan Yesus mau menyembah dia. namun kalian tau apa yang Yesus lakukan? Dia menolak tawaran iblis itu, Dia tidak ingim mencari kekuasaan dan kemuliaan untuk pribadinya sendiri. Dia tidak sama sekali gila kekuasaan. Tetapi Yesus hanya mau menyembah Allah, dan melayani orang-orang bukan dilayani.

Iblis dan Yesus sama-sama mempunyai kekuasaan, tetapi Yesus tidak mau menggunakan kekuasaannya karna ketaatannya untuk melakukan Kehendak Bapa yang di surga.

power tends to corrupt !! kekuasaan yang didapat dengan sangat cepat akan menjadi monster yang amad sangat ganas dan timbul rasa tidak puas. Nafsu akan kekuasaan dapat berakibat pada bertambah banyaknya hal-hal yang membuatnya menerima konsekuensi. Misalkan : kekuasaan di bidang persenjataan, keuangan, politik dan lain-lain. jarang sekali mereka memahami arti dari sebuah kata "melayani" tetapi sebagai suatu tantangan. Yesus menolak jalan kekuasaan dan kemuliaan yang diberikan untukNYA. Dia memilih untuk menyembah Allah, dan hanya kepada Allah sajalah dia berbakti (Lukas 4:8).

Iblis tau letak kekuatan dan kelemahan kita, dia akan memberikan umpan untuk kelemahan kita yang akan membuat kita jatuh. So, berhati-hatilah karna iblis itu punya banyak cara untuk menjatuhkan kita.

3.  Godaan ketiga -- Identitas kita sebagai Anak Allah

Ini merupakan tantangan iblis untuk relasi antara Yesus dan Bapa. disini iblis malah mengutip Kitab Suci yang mengatakan tentang malaikat-malaikat yang akan melindungi (Maz 91: 11-12). Yesus tidak pernah mengharapkan pengakuan tetapi Dia taat melakukan apa yang Bapa kerjakan.

Strategi dan kemenangan Yesus memberikan bimbingan dan harapan dalam menangani konflik-konflik mereka melawan kuasa-kuasa kegelapan.

Caranya adalah :
  1. Kita melakukan perjalakan bersama Dia dengan penuh ketaatan.
  2. Menghidupi firman yang akan memberikan kita kekuatan maka kita mengambil bagian dalam kemenangan Yesus
  3. Menerima RohNya sehingga kita dapat menghadapi masa-masa yang sulit dengan sabar dan membiarkan Tuhan berdaulat atas hidup kita. 
mari kita sama-sama lakukan cara diatas :) 
-God bless you -

Senin, 03 Juni 2013

cape dengan kehidupan yang biasa2 aja? cape jadi budak dosa? hidup tapi gak tau tujuan? Galau? mau berubah tapi rasanya sulit? 

yukk temukan jawabanmu di CSN 4, 2-4 Agustus.. selain menemukan smua jawaban dr pertanyaanmu kamu juga bisa dapetin temen2 untuk saling membangun.. daftarkan dirimu segera



Kamis, 30 Mei 2013

Raksaksa Kesombongan


Kesombongan kata yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari2, tapi taukah anda kalau kesombongan dapat membuat anda masuk neraka? wahhh.. serem sekali yah, pengen tau alasannya mari simak artikel ini :)

1 petrus 5 : 5 " Demikian jugalah kamu, hai orang-orang muda, tunduklah kepada orang-orang yang tua. dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati." 

dalam pengertian sehari-hari dikatakan : 
" Begitu juga saudara, orang-orang muda. tunduklah kepada orang-orang yang tua. saudara semuanya harus merendahkan diri dan saling melayani dengan rendah hati. sbab dalam alkitab tertulis begini. "Allah menentang orang yang sombong, tetapi mengasihani orang yang rendah hati. "

perhatikan kata2 yang berwarna merah. dengan kata lain kalau ingin memperoleh anugerah atau kasih karunia maka syaratnya adalah RENDAH HATI :)

kesombongan >< rendah hati
kesombongan akan menjadi penghalang kita untuk mendapatkan anugerah atau kasih karunia Allah. 
di dalah Efesus 2 : 8 " Sbab karna kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan usahamu, tetapi pemberian Allah "

dalam pengertian sehari-hari dikatakan :
" Allah mengasihi kalian, itu sebabnya Allah menyelamatkan kalian karna kalian percaya kepada Yesus. keselamatan kalian itu bukanlah hasil usahamu sendiri. itu adalah anugerah Allah. jadi, tidak ada seorangpun yang dapat menyombongkan dirinya mengenai hal itu. "

jadi, kalau kita mau menerima keselamatan syaratnya adalah harus menerima kasih karunia Allah, tanpa kasih karunia Allah kita tidak bisa diselamatkan sekalipun keselamatan tersedia bagi smua manusia.

Rendah hati akan membuat kita memperoleh kasih karunia dan kasih karunia akan membuat kita memperoleh keselamatan. sebaliknya kesombongan akan menghalangi kita untuk mendapatkan kasih karunia dan keselamatan dengan kata lain jalan menuju neraka... 

sekarang kita membahas iman

iman sangatlah penting dengan iman kita akan mendapatkan hasil namun tanpa iman kita tidak akan mendapatkan hasil apa2 dari mulai keselamatan sampai hal-hal yang Tuhan janjikan kepada kita. 

jalan menuju iman menurut David Oe Depo adalah dengan kelemah lembutan.
Firman Tuhan mengatakan bahwa iman mengalahkan dunia tetapi iman tidak bisa mengalahkan Tuhan. jadi, kalau kita menentang Tuhan sekalipun kita tmempunyai iman tidak akan ada gunanya

DANGER : Orang sombong tidak sadar kalau dirinya sombong 

berikut ciri2 orang sombong :
  1. orang sombong sulit taat akan otoritas (orang tua atau pemimpin di kantor/ di gereja)
  2. orang sombong cenderung mudah harga dirinya terusik dan terinjak2.
  3. orang sombong mudah memberontak saat mengalami proses
  4. orang sombong sangat tidak suka melihat orang sombong lainnya
yuk mari cek dalam diri masing2 apakah kita masih sombong, jangan sampai kita tidak mendapatkan kasih karunia dan keselamatan dari Tuhan.

INGAT Matius 23:12
" Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barang siapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan"

Author : Christine

-God Bless You- :)




Senin, 27 Mei 2013

Life In Faith

Apakah hidup dalam Yesus (iman) itu harus naik turun???
Untuk mengetahui keadaan rohani kita maka kita perlu membedahnya lebih dalam.

Ada 2 kehidupan yang dialamin setiap orang :
-   Kehidupan yang rasa seperti ada dipuncak. Suatu keadaan dimana setiap orang merasa bergairah, luar biasa
ex: baca firman ingin membaca alkitab terus
     menyembah selalu ingin menyembah
-   Kehidupan yang rasa seperti dipadang gurun. suatu keadaan dimana setiap orang merasa keriing, tawar dan tidak ada harapan


Buktinya : 2 Kor 5:17  kita adalah ciptaan yang baru, karena jika kita merasa kering, tawar, kita tetap ciptaan yang baru karena yang berubah-ubah itu adalah perasaan kita bukan roh yang ada didalam hidup kita. Jadi supaya tidak naik turun yaitu anak-anak Tuhan harus mengerti  bahwa Yoh 5:24 percaya bahwa hidup yang kekal (zoe) itu ada dalam hidup kita  ; Yoh 14:19-20 Yesus ada dalam hidup kita.
Tp masalahnya kenapa kita masih merasakan kering?? Karena kita masih berdiri diatas perasaan kita dari pada berdiri diatas IMAN (Firman Allah) karena perasaan bukan dasar kerohanian.
HIDUP oleh IMAN adalah berdiri diatas apa yang Tuhan katakan bukan diatas apa yang kita rasakan
Yoh 4:14 mata air yang diberikan Tuhan  pada kita akan terus-menerus memancar sampai kepada kehidupan yang kekal


sumber air sudah ada dalam hidup kita, tp kita kadang2 tidak merasakan Tuhan, kenapa??
Tuhan punya maksud tujuan :

1.      Mengajarkan kepada kita sebenarnya untuk siapa kita melakukannya?
Disiplin rohani yang dilakukan (membaca firman, menyembah) apakah itu benar kita lakukan atas dasar firman Allah dan untuk menyenangkan hati Tuhan?atau hanya kita sedang berselera (memuaskan diri sendiri)?
2.      Dengan kekuatan mana anda melakukannya? Kehidupan rohani kita maju bukan karena kekuatan perasaan kita tetapi mengandalkan kekuatan roh Allah yang ada dalam hidup kita dan akan menghasilkan respon yang benar. Sehingga seorang yang berdiri diatas perasaan tidak akan pernah tau apa kata Tuhan.
3.      Menang terhadap situasi
Situasi tidak akan mempengaruhi hidup kita jika kita hidup dipimpin oleh roh Allah, tetapi jika hidup kita dipimpin oleh perasaan maka hidup kita selama-lamanya tidak akan menang terhadap situasi.
Caranya supaya hidup kita tidak dikendalikan oleh perasaan maka perasaan harus tunduk dibawah roh Allah yang ada dalam hidup kita.

Dipimpin oleh roh Allah adalah kita berdiri diatas apa yang Tuhan katakan sekalipun kita tidak merasakan atau tidak melihat tapi kita tetap percaya apa yang Firman Tuhan katakan

So hidup dalam iman bukan karena kita sedang dalam keadaan berselera, bergairah dalam Tuhan tetapi hidup dalam iman adalah hidup yang dipimpin oleh roh Allah

Rabu, 15 Mei 2013


Spritual Hunger

Dalam kehidupan tubuh memerlukan sumber makanan yang sehat agar tubuh tetap terjaga/
terpelihara. Tetapi kita juga harus sadar bukan jasmani saja yang dijaga dan dipelihara,
ternyata kondisi rohani kita juga harus dijaga dan dipelihara malahan itu hal yang lebih
dari penting dari segalanya. Why??

Iblis setiap hari/jam bahkan setiap detik akan terus berusaha melemahkan iman kita,
dengan berbagai cara iblis akan terus mencoba supaya kita down/lemah. Oleh karena
itu kita harus sadar bahwa ketika kita merasa kondisi kita sedang lemah/garing/kecewa
artinya kita sedang TERTIPU, tapi masalahnya orang yang sedang tertipu tidak tahu
apanya yang tertipu. Firman Tuhan mengatakan “lawan kita adalah penghulu-penghulu
diudara” bukanlah saudara/teman-teman/ pemimpin dimana kita berada. So temen-temen
klo hari-hari ini kondisi rohani/ iman mu sedang lemah, yukk.. sama-sama cek diarea
mana kita sedang tertipu dan cari jalan kebenarannya melalui firmanNya yang akan
memberi kemenangan.

Dalam 1 Tawarikh 4:9 ada 1 tokoh anak Tuhan bernama YABES yang hidupnya biasa
tetapi firman Tuhan katakan dia lebih mulia dibandingkan saudara-saudaranya yang
lain. Why?? Karena dia punya Spiritual hunger (kelaparan rohani). Kelaparan rohani ini
penting bahkan HARUS!! kita punya kelaparan rohani karena klo tidak, sehebat apapun
hadirat Tuhan/ urapan yang dasyat tetapi klo kita tidak punya kelaparan rohani maka kita
tidak akan pernah menerima sedikitpun, bahkan kita akan dilewati sementara orang lain
dilawat oleh Tuhan. Kelaparan rohani berbicara dimana kita ingin lebih-lebih dekat lagi
dengan Tuhan, dan kita harus terus menjaganya.

Ada 4 doa yang dinaikan yabes :
  1. Tuhan memberkati hidupnya (kerohaniaannya)
  2. Tuhan memperluas wilayahnya
  3. Kehadiran Tuhan/tangan Tuhan yang menyertai hidupnya kemanapun dia pergi, karena Yabes tahu tanpa Tuhan dia tidak dapat hidup
  4. Tuhan melindungi dia dari pada yang jahat

Doa bagi kehidupan kekristenan sangat penting karena tanpa doa semua sia-sia.

Contoh: Simson yang mempunyai kekuatan yang luar biasa dirambutnya dan diakhir cerita
simson, dia jatuh karena dia membiarkan kehidupan kerohaniannya dipermainkan. Sampai
akhirnya ia kehilangan kekuatan/doanya.

So temen-temen mau sehebat apapun kita, kita mempunyai talenta yang lebih/keahlian
yang lebih dari saudaramu atau rekan kerja mu tetapi klo tanpa doa/kelaparan rohani
semua akan sia-sia dan kita tidak akan muncul seperti yang Tuhan katakan “kita akan
menjadi kepala dan bukan ekor, akan terus naik dan tidak turun”.

Dan dari semuanya teman-teman belajar melibatkan Tuhan dalam segala hal dan terus
pelihara kelaparan rohani akan Tuhan sehingga kita menjadi pribadi-pribadi yang
siap dibentuk lebih indah lagi dihadapan Tuhan dan dimanapun kita berada orang akan
melihat, mencari tahu bahkan mengikuti kita. Halellluyaa.....praise the lord!!

Author : Desriko Lee

Present by : LCC (Lead&Cope The City)
Twitter :@gpdikasih