Senin, 27 Mei 2013

Life In Faith

Apakah hidup dalam Yesus (iman) itu harus naik turun???
Untuk mengetahui keadaan rohani kita maka kita perlu membedahnya lebih dalam.

Ada 2 kehidupan yang dialamin setiap orang :
-   Kehidupan yang rasa seperti ada dipuncak. Suatu keadaan dimana setiap orang merasa bergairah, luar biasa
ex: baca firman ingin membaca alkitab terus
     menyembah selalu ingin menyembah
-   Kehidupan yang rasa seperti dipadang gurun. suatu keadaan dimana setiap orang merasa keriing, tawar dan tidak ada harapan


Buktinya : 2 Kor 5:17  kita adalah ciptaan yang baru, karena jika kita merasa kering, tawar, kita tetap ciptaan yang baru karena yang berubah-ubah itu adalah perasaan kita bukan roh yang ada didalam hidup kita. Jadi supaya tidak naik turun yaitu anak-anak Tuhan harus mengerti  bahwa Yoh 5:24 percaya bahwa hidup yang kekal (zoe) itu ada dalam hidup kita  ; Yoh 14:19-20 Yesus ada dalam hidup kita.
Tp masalahnya kenapa kita masih merasakan kering?? Karena kita masih berdiri diatas perasaan kita dari pada berdiri diatas IMAN (Firman Allah) karena perasaan bukan dasar kerohanian.
HIDUP oleh IMAN adalah berdiri diatas apa yang Tuhan katakan bukan diatas apa yang kita rasakan
Yoh 4:14 mata air yang diberikan Tuhan  pada kita akan terus-menerus memancar sampai kepada kehidupan yang kekal


sumber air sudah ada dalam hidup kita, tp kita kadang2 tidak merasakan Tuhan, kenapa??
Tuhan punya maksud tujuan :

1.      Mengajarkan kepada kita sebenarnya untuk siapa kita melakukannya?
Disiplin rohani yang dilakukan (membaca firman, menyembah) apakah itu benar kita lakukan atas dasar firman Allah dan untuk menyenangkan hati Tuhan?atau hanya kita sedang berselera (memuaskan diri sendiri)?
2.      Dengan kekuatan mana anda melakukannya? Kehidupan rohani kita maju bukan karena kekuatan perasaan kita tetapi mengandalkan kekuatan roh Allah yang ada dalam hidup kita dan akan menghasilkan respon yang benar. Sehingga seorang yang berdiri diatas perasaan tidak akan pernah tau apa kata Tuhan.
3.      Menang terhadap situasi
Situasi tidak akan mempengaruhi hidup kita jika kita hidup dipimpin oleh roh Allah, tetapi jika hidup kita dipimpin oleh perasaan maka hidup kita selama-lamanya tidak akan menang terhadap situasi.
Caranya supaya hidup kita tidak dikendalikan oleh perasaan maka perasaan harus tunduk dibawah roh Allah yang ada dalam hidup kita.

Dipimpin oleh roh Allah adalah kita berdiri diatas apa yang Tuhan katakan sekalipun kita tidak merasakan atau tidak melihat tapi kita tetap percaya apa yang Firman Tuhan katakan

So hidup dalam iman bukan karena kita sedang dalam keadaan berselera, bergairah dalam Tuhan tetapi hidup dalam iman adalah hidup yang dipimpin oleh roh Allah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar